Populer Pada Masanya, Intip7 Es Jadul Bikin Bernostalgia

es jadul

Es Jadul – Yuk siap-siap udah ada peringatan nih dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Peringatan yang gak jauh-jauh terkait cuaca atau kondisi alam pastinya. Peringatan yang bikin kita tambah betah kalau tinggal di rumah, apa lagi kalau bukan musim panas atau kemarau.

Yups, saat ini sebagian besar wilayah Indonesia diprediksikan memasuki periode puncak musim kemarau. Sebagian wilayahIndonesia sudah memasuki musim kemarau yaitu wilayah selatan Indonesia.

Kalau musim kemarau paling enak sama yang seger-seger nih. Minuman dingin jadi pilihan paling nikmat. Saat ini sudah banyak varian minuman dingin, baik itu yang dijual di emperan jalan sampai di tempat berkelas tongkrongan anak muda yang doyan eksis di dunia maya.

Tapi, untuk saat ini asiknya flashback nih, yups artikel kali ini kita akan bahas seputar es jadul (zaman dulu). Apa  es favorit kamu saat SD? Mulai dari Es Lilin aneka rasa, hingga warna warninya Es Gosrok.

Gimana udah inget ngak sama es yang legendaris itu. Mungkin beberapa dari kalian ada yang harus drama ngrengek nagis dulu untuk menyicipi minuman dingin legendaris itu.

Tak hanya rasa dan warna yang mencolok, tapi yang unik dan bikin kangen Es jadul adalah cara penyajiannya. Mulai dari pikulan tradisional hingga gerobak yang membunyikan bunyi-bunyi unik. Es saat itu juga dibanderol dengan harga murah meriah.

Es jadul selalu membuat rindu para penikmatnya. Namun, seiring berkembangnya zaman, beberapa Es jadul semakin sulit untuk ditemukan. Jadi, apa es jadul favoritmu? Berikut tujuh jajanan es yang akan membawamu bernostalgia di masa kecil.

Es Mambo

 es jadul Es Mambo

Saat kita kecil dulu es ini salah satu jajanan murah yang selalu laris. Es yang satu ini biasanya bisa kita dapatkan di kantin sekolah atau penjaja es keliling. Sangking terkenalnya es ini bahkan memiliki beberapa sebutan seperti Es Lilin, Es Ganefo atau Es Mambo. Menikmani es dengan ciri khas plastik panjang sebagai pembungkusnya sehingga tampilan es menyerupai lilin warna-warni serasa bernostalgia kembali dengan masa kecil dulu. Es Mambo memiliki rasa yang sangat menyegarkan. Es yang satu ini juga banyak pilihan rasa yang dijajakan biasanya terbuat dari jus buah atau es buah manis yang dibekukan hingga mengeras. Kita juga bisa mendapatkan Es Mambo yang menggunakan susu, bubur kacang hijau, hingga rujak serut sebagai bahan utamanya.

Es Potong

es jadul es potong

Masih ingat sama es yang satu ini? Selain Es Mambo, Es Potong juga populer pada saat itu karena harganya yang murah meriah. Yah, lima ratus perak kalian bisa menikmati es warna warni dan menyegarkan ini. Sekilas memang es ini hampir mirip dengan Es Mambo bedanya hanyalah ukuran yang lebih Panjang dan Es Potong disajikan ditusuk batang bambu kecil.

Untuk menambah kesegarannya ada pula yang menambahkan siraman saus cokelat, meises warna-warni, hingga cacahan kacang agar tampilannya lebih menarik. Es terbuat dari campuran susu atau santan.

Es Gabus

es gabus

Siapa yang belum pernah menyicipi kesegaran es berwarna cerah bak Pelangi ini. Es ini menjadi salah satu andalan anak-anak 90-an untuk melepas dahaga. Sama halnya dengan Es Mambo dan Es Potong, es ini juga memiliki cita rasa manis yang lezat, dan tak heran jika banyak orang ketagihan dengan jajajan jadul ini. Bentuknya yang berupa potongan dan nampak seperti potongan kue beberapa orang juga menyebutnya Es Kue.

Es Gabus memiliki tekstur yang lebih empuk dan lembut. Es ini terbuat dari hunkwe yang dibekukan. Selain disajikan bak pelangi, Es Gabus juga disajikan dengan satu warna

Es Dung-dung

Es Dung-dung

Terbilang cukup unik karena saat menjajakan es ini biasanya diikuti suara dung-dung yang dihasilkan dari alat musik tradisional yaitu “Kenong”. Kananya es ini disebut Es Dung-dung, namu ada juga yang menyebut es ini dengan Es Puter. Pembuatannya pun cukup mudah yaitu dari santan dan gula yang dibekukan dengan garam dan sejenis tong tradisional dari alumunium.

Es Dung-dung biasa disajikan di tengah setangkup roti tawar, sehingga esnya yang meleleh terserap ke roti. Selain itu bisa juga disajikan dalam cone atau mangkuk plastik. Es Dung-dung memang lezat disantap begitu saja. Namun, agar lebih meriah, Anda bisa menambahkan berbagai topping. Seperti disiram susu kental manis, taburan meises warna-warni, daging kelapa muda, buah durian, atau saus kinca.

Es Gosrok

Es Gosrok

Saat ini mungkin es yang satu ini agak sulit dan jarang dijumpai. Es ini biasanya dijual secara keliling di pinggiran kota atau kampung-kampung. Wujudnya yang Warna-warni menjadi daya tarik utama sehingga selalu ramai diburu anak-anak. Es Gosrok ini ampuh untuk mengobati dahaga, apalagi saat cuaca terik.

Proses pembuatannya juga terbilang unik, yakni dengan cara menggosok bongkahan es di atas parutan besi hingga lembut kemudian dipadatkan dengan cetakan tradisional dari batok kelapa. Sebelum disajikan, Es Gosrok disiram dengan sirup warna-warni untuk menambah rasa manis dan segarnya. Agar rasanya semakin segar, biasanya es yang satu ini disajikan dengan perpaduan manis dan asam dari bahan utama untuk membuatnya, yaitu tape singkong.

Es Goyang

es jadul es goyang

Es ini berasal dari Bandung. Ingin menikmati es yang satu ini tidaklah sulit. Es ini terbuat dari campuran santan kelapa, gula pasir, perasa, dan tepung hunkue. Tak heran, es goyang memiliki cita rasa yang gurih dengan tekstur lembut dan agak empuk saat digigit. Es Goyang juga memiliki banyak variasi rasa dengan menambahkan buah segar seperti alpukat, durian, bahkan coklat.

Seperti namanya es tradisional ini dibuat dengan cara menggoyang cetakan hingga membeku. Es Goyang akan semakin nikmat kalau dicelupkan ke dalam lelehan cokelat, perpaduan cita rasa tradisional dan modern membuat camilan jadul ini semakin nikmat.

Es Wawan

es jadul es wawan

Es jadul yang terakhir yaitu Es Wawan. Disebut Es Wawan sendiri karena dibungkus atau tempat menyimpan es nya ada tulisan “Wawan” yang merupakan merk es ini.

Bila dilihat sekilas Es Wawan wujudnya hampir sama dengan Es Mambo dan Es Potong, yang membedakannya es ini dibungkus plastik yang cukup tebal dan dijual satuan utuh atau potongan. Sama halnya es yang dijelaskan tadi es wawan juga disajikan dengan varian rasa ada rasa cokelat, susu stroberi, susu melon, vanilla.

Meski terbilang es jadul es yang satu ini masih cukup mudah kita temui. Bahkan di Kota besar Es Wawan dibandrol Rp. 2.000,00. Padahal jalan dulu tahun 90an es ini hanya 200 rupiah saja.

Nah, jadi apa es jadul pilihanmu untuk menyegarkan di musim kemarau. Membahas tentang es jadul memang tidak ada habisnya, apalagi sambil mengingat keseruan saat kecil dulu. Demikian paparan singkat tentang beberapa es jadul yang melegenda. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa ngajak kamu kembali bernostalgia pada saat masa-masa kecil dulu.

Related Post